Seperti sebuah judul tulisannya, untaian kalimat Mas Eri –demikian Eri Sudewo, penulis buku ini, akrab disapa– acapkali membuat kita keselek (tersedak). Misalnya, bagaimana di negeri Muslim terbesar di dunia ini, soal zakat sempat tidak populer. Bahkan di mata pemerintah yang mestinya paling bertanggung jawab sekalipun. Ketika ada yang mencoba tulus memikirkannya, malah dikatai “sok suci”.
