• Phone: (021)-7418-607
  • info@imz.or.id
Stay Connected:

Ciputat, 5 Mei 2011

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menaruh harapan besar terhadap keberadaan lembaga amil zakat didaerah ini untuk mendukung pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat./Harapan itu dikemukakan Wakil Gubernur Nusa Tenggara barat Ir. Haji Badrul Munir ketika membuka Seminar Nasional dengan tema” Zakat untuk NTB Bersaing” yang digagas Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas-DASI NTB di Mataram Selasa 3 Mei 2011. DASI NTB adalah lembaga amil zakat regional dan merupakan jejaring dompet dhuafa yang telah beroperasi sejak tahun 2003.Beberapa focus program lembaga tersebut antara lain, pemberdayaan ekonomi masyarakat, social, kesehatan dan pendidikan. Menurut Wakil Gubernur berbagai program itu akan dapat terwujud asalkan lembaga amil zakat bekerja secara professional. Ia mengatakan, selama ini sejumlah lembaga zakat belum bisa dikelola secara baik termasuk Badan Amil Zakat Daerah-Bazda, sehingga berdampak terhadap ketidakpercayaan public terhadap lembaga itu. Menurut Badrul Munir kepercayaan public menjadi salah satu dari tiga tantangan yang harus segara diatasi lembaga amil zakat. Dua tantangan lainnya adalah lembaga zakat masih memiliki Manajemen tertutup dan bersifat birokrasi, serta tantangan yang ketiga adalah Profesionalisme lembaga. Ketiga tantangan itu hendaknya harus segera disikapi untuk menarik minat masyarakat mengeluarkan zakat. Sementara itu, untuk mengembalikan kepercayaan public itu, para pengelola zakat harus memberikan bukti nyata terkait pengaruh zakat terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat.

Sumber : rrimataram.com

]]>