• Phone: (021)-7418-607
  • info@imz.or.id
Stay Connected:

Ciputat, 12 Januari 2012

Wali Kota Jakarta Timur H Murdhani mengakhiri kegiatan tahun 2011 dengan menyantuni 99 anak yatim piatu asuhan Yayasan Hasanatain di Masjid Abdullah, RW 10 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Sabtu (31/12).

Tiga hari sebelumnya Murdhani bersama Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Timur, Ny Hj Eka Murdhani, di kantornya juga menyantuni 250 anak yatim piatu. Masing-masing anak menerima Rp 200.000. Dananya berasal dari Badan Amal Zakat, Infaq dan Shadaqoh (BAZIS) Jakarta Timur.

Wali Kota menyatakan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah peduli mengeluarkan zakat, infak, dan sedekahnya. “Kesadaran masyarakat Jakarta Timur untuk melaksanakan kewajiban membersihkan harganya makin tinggi. Dari tahun ke tahun zakat, infak, dan sedekah (ZIS) meningkat,” katanya.

Murdhani mengharapkan anak-anak penerima santunan harus belajar dengan rajin agar pintar dan menjadi anak saleh. “Cerdas dan pintar saja tetapi tidak saleh, bisa-bisa menjadi teroris. Tetapi, saleh saja tidak cerdas, bisa dikibuli orang lain,” ujarnya. Sekarang mereka masih menjadi mustahiq atau yang berhak menerima zakat. Tetapi, apabila besar nanti dan berhasil hidupnya, akan menjadi muzaki atau pemberi zakat yang potensial,” ujarnya.

Didampingi Ketua TP PKK Jakarta Timur Hj Eka Murdhani, Wali Kota Jaktim mengungkapkan, tahun 2011 BAZIS Jakarta Timur berhasil mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp 13,7 miliar, yang berarti naik 5 persen dari target. Hadir Camat Pasar Rebo Ny Premilasari, satu-satunya wanita camat di DKI, bersama para staf.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor BAZIS Jakarta Timur Dwi Busara menjelaskan, sampai 30 Desember 2011 ZIS yang terkumpul Rp 13,145 miliar. Kedudukan itu, menurut Kepala BAZIS Provinsi DKI H Ale Abdullah, menempatkan Jaktim pada peringkat I dari para pengumpul ZIS tingkat kota madya/kabupaten.

Total ZIS se-DKI 2011 tercatat Rp 62,059 miliar. Peringkat II diraih Jakarta Barat sebesar Rp 10,39 miliar. Namun, menurut Dwi Busara, apabila zakat profesi sudah masuk semua tanggal 31 Desember 2011, maka jumlah pemasukan ZIS Jaktim akan mencapai Rp 13,7 miliar lebih. (Yon Parjiyono)

Sumber: Suara Karya

]]>