• Phone: (021)-7418-607
  • info@imz.or.id
Stay Connected:

MATARAM, JCDnews – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat, Patompo Adnan, mengatakan, pembagian zakat khususnya zakat fitrah masih dilakukan secara tradisional yang dihadiri banyak orang, sehingga bisa menelan korban . “Pembagian zakat seperti ini sangat rentang terhadap musibah yang mengakibatkan orang meninggal dunia seperti yang terjadi di Pulau Jawa,” katanya kepada wartawan di Mataram, Selasa (24/08). Masyarakat jika ingin mengeluarkan zakat diberikan langsung kepada yang berhak menerimanya dan tidak melalui Badan Amil Zakat, sehingga pemanfaatannyapun tidak terlalu banyak. Potensi zakat di NTB yang penduduknya mayoritas muslin cukup besar mencapai puluhan miliar rupih dan jika potensi tersebut bisa dikelola, maka akan sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu. “Sementara untuk menghindari adanya korban saat pembagian zakat, maka hendaknya mendata terlebih dahulu berapa orang yang berhak menerima zakat di desa atau kelurahan tersebut, kemudian zakat diantar ke masing-masing orang yang berhak menerima,” katanya. “Dari seluruh kabupaten kota di NTB hanya Kota Mataram yang dinilai cukup bagus dalam mengelola dana zakat, seperti untuk pemugaran rumah kumuh dan bantuan belajar bagi siswa miskin,” katanya. Sementara itu, Badan Amil Zakat (BAZ), Kota Mataram, Mahsar Malacca mengatakan, pada 2010 kembali akan memugar rumah penduduk menjadi rumah sehat sekitar 100 unit. “Pemugaran rumah 100 unit akan dipusatkan di Jempung, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram dengan jumlah dana sekitar Rp300 juta,” katanya. Sebelumnya, pada 2009 BAZ telah memugar 50 rumah di Karang Rundu, Kelurahan Bertais dengan dana sekitar Rp280 juta dan kini telah ditempati penduduk. BAZ dalam melaksanakan program pemugaran rumah dilakukan bersama-sama dengan pemerintah seperti di Jempung akan dipugar sekitar 219 rumah diantaranya 100 didanai oleh BAZ selebihnya pemerintah. Untuk itu, kepada PNS Kota Mataram dihimbau agar tidak ragu-ragu menitipkan zakat, infak dan sadakah kepada BAZ yang memang sudah tugasnya menerima, menyimpan dan meyalurkannya kepada pihak yang memerlukan. “Selain memugar rumah penduduk, BAZ Kota Mataram juga membantu pelaksanaan kegiatan Bimbingan Belajar pada sekolah-sekolah pinggiran untuk mendongkrak tingkat kelulusan siswa,” katanya.

Sumber : Jakartacitydirectory.com (Aps/Ant)

]]>