• Phone: (021)-7418-607
  • info@imz.or.id
Stay Connected:

Untuk kali keempat, IMZ, sebuah lembaga konsultasi pemberdayaan dan manajemen organisasi nirlaba yang bergerak dalam bidang pelatihan, konsultasi, dan pendampingan, serta riset dan advokasi zakat, menggelar IMZ Award 2012. IMZ Award adalah sebuah penghargaan bagi lembaga/organisasi yang terus berupaya mengedukasi komunitas perzakatan di Tanah Air. IMZ Award 2012 diberikan kepada 17 kategori, mulai dari jenis programzakat, media pendukung zakat, sampai pada artis peduli zakat. Dalam IMZ Award 2012, Harian Republika keluar sebagai pemenanguntuk kategori Rubrik Zakat Terbaik. Pemimpin Redaksi Republika Nasihin Masha menilai, pemberian apresiasi tersebut merupakan tantangan untuk mengomunikasikan perbaikan pengelolaan zakat secara nasional. Nasihin pun mengucapkan terima kasih atas diberikannya IMZ Award 2012 yang mengusung tema “Zakat for Social Change”. Penghargaan ini menjadi pembuktian Harian Republika sebagai koran komunitas muslim memiliki tempat di masyarakat maupun institusi-institusi strategis seperti IMZ. Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Nasihin di Jakarta, Rabu (3/10). Wakil Pemimpin Redaksi Republika Arys Hilman mewakili Republika saat menerima penghargaan IMZ Award 2012 yang digelar di Menara 165 Jakarta, Rabu (3/10) malam. Mengenai peran zakat dalam mengentaskan kemiskinan, Nasihin juga mengingatkan peran zakat dalam meningkatkan kualitas SDM. “Dengan begitu, zakat menjadi benar-benar dirasakan kehadirannya, bukan saja di saat Lebaran, tapi juga dalam keseharian,” ucapnya. Sebagai media massa nasional, Nasihin melanjutkan, Republika memiliki tugas untuk mengomunikasikan tantangan bagi lembaga pengelola zakat untuk bersinergi. Karena, hingga saat ini lembaga zakat yang banyak tumbuh di Indonesia belum memiliki pembagian tugas yang jelas dan terkoordinasi. “Mereka boleh bersaing, tapi jangan kemudian tidak bekerja sama,” kata Nasihin. Melalui tema “Zakat for Social Change” yang diangkat tahun ini, IMZ memasukkan pesan bahwa perubahan sosial yang digerakkan atas nilai zakat adalah perubahan yang komprehensif dalam menyentuh sistem, nilai, sikap, hingga perilaku masyarakat. Perubahan sosial berbasis zakat diyakini mampu menumbuhkan solidaritas persaudaraan. Direktur IMZ Nana Mintarti mengatakan, IMZ Award merupakan kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan sejak 2009 dengan sejumlah misi. Selain sarana mengedukasi komunitas perzakatan Tanah Air, IMZ Award juga bertujuan merangsang pegiat zakat untuk terus mengevaluasi dalam membangun kapasitas manajemen pengelolaan zakat. “Termasuk memperkokoh performa kinerja pendayagunaan zakat dalam pengentasan kemiskinan,” katanya. Nana berharap, IMZ Award bisa menjadi cermin bagi setiap pegiat zakat di Indonesia. “Penganugerahan ini, ibarat sekolah, menjadi momentum pengumuman ‘kenaikan kelas’ setelah satu tahun bekerja, serta belajar dari pengalaman tahun sebelumnya,” ucap Nana. Sejumlah tokoh nasional dan masyarakat dilibatkan dalam penjurian IMZ Award 2012. Para juri diantaranya adalah Yudi Latief (pengamat sosial), H. Tulus (mantan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementrian Agama), Syahruddin El-Fikri (wartawan), dan Sri Adi Bramasetia (Ketua Forum Zakat Nasional). Sedangkan, untuk beberapa kategori dilibatkan pula kalangan profesional seperti Indira Abidin (pakar public relation) dan Edo Lavika (pakar marketing communication). Sumber: Republika 4 Oktober 2012 p.12

Malam Penganugrahan IMZ Award 2012
*) Berikut ini daftar para Peraih Penghargaan IMZ Award 2012, diantaranya adalah : Program Pendayagunaan Ekonomi Terbaik – Pengelola Zakat Nasional    : Baitul Maal Muamalat Program Pendayagunaan Ekonomi Terbaik – Pengelola Zakat Daerah    : LAZIS Jateng Program Pendayagunaan Pendidikan Terbaik – Pengelola Zakat Nasional : BAZNAS Program Pendayagunaan Pendidikan Terbaik – Pengelola Zakat Daerah : Al Azhar Peduli Ummat Program Pendayagunaan Kesehatan Terbaik – Pengelola Zakat Nasional : Dompet Dhuafa Program Pendayagunaan Kesehatan Terbaik –  Pengelola Zakat Daerah : BAZ Kota Padang Program Kemanusiaan dan Kebencanaan Terbaik : Dompet Dhuafa Iklan Zakat Terbaik : Rumah Yatim dengan iklan “Rumah Kehidupan” Rubrik Zakat Terbaik : Republika Pertumbuhan dana zakat terbaik – BAZ : BAZDA Wonosobo Pertumbuhan dana zakat terbaik – LAZ : Mizan Amanah Kampanye Zakat Terunik : BAZNAS dengan kegiatan “Wedding on the Street” Pengelola Zakat Pendatang Baru Terbaik : LAZ Zakat Sukses Website Pengelola Zakat Terbaik : Rumah Zakat Organisasi Internasional Filantropi Islam yang Paling Mendukung Zakat Indonesia : IHH Global Humanitarian Foundation – Turki Pengelola Zakat Pilihan Masyarakat : Rumah Yatim Artis Peduli Zakat : Band Wali “Harapan kami, IMZ Award dapat mengambil peran sebagai cermin diri setiap pegiat zakat, di titik manapun ia berada. Penganugerahan ini ibarat sekolah, menjadi momentum pengumuman “kenaikan kelas” setelah satu tahun bekerja, serta belajar darti pengalaman tahun sebelumnya” tandas Nana Mintarti, Direktur IMZ Berikut ini daftar nominator dari ketiga kategori IMZ Award 2012 yang lalu [table id=3 /] [table id=5 /] [table id=6 /]Untuk kali keempat, IMZ, sebuah lembaga konsultasi pemberdayaan dan manajemen organisasi nirlaba yang bergerak dalam bidang pelatihan, konsultasi, dan pendampingan, serta riset dan advokasi zakat, menggelar IMZ Award 2012. IMZ Award adalah sebuah penghargaan bagi lembaga/organisasi yang terus berupaya mengedukasi komunitas perzakatan di Tanah Air. IMZ Award 2012 diberikan kepada 17 kategori, mulai dari jenis programzakat, media pendukung zakat, sampai pada artis peduli zakat. Dalam IMZ Award 2012, Harian Republika keluar sebagai pemenanguntuk kategori Rubrik Zakat Terbaik. Pemimpin Redaksi Republika Nasihin Masha menilai, pemberian apresiasi tersebut merupakan tantangan untuk mengomunikasikan perbaikan pengelolaan zakat secara nasional. Nasihin pun mengucapkan terima kasih atas diberikannya IMZ Award 2012 yang mengusung tema “Zakat for Social Change”. Penghargaan ini menjadi pembuktian Harian Republika sebagai koran komunitas muslim memiliki tempat di masyarakat maupun institusi-institusi strategis seperti IMZ. Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Nasihin di Jakarta, Rabu (3/10). Wakil Pemimpin Redaksi Republika Arys Hilman mewakili Republika saat menerima penghargaan IMZ Award 2012 yang digelar di Menara 165 Jakarta, Rabu (3/10) malam. Mengenai peran zakat dalam mengentaskan kemiskinan, Nasihin juga mengingatkan peran zakat dalam meningkatkan kualitas SDM. “Dengan begitu, zakat menjadi benar-benar dirasakan kehadirannya, bukan saja di saat Lebaran, tapi juga dalam keseharian,” ucapnya. Sebagai media massa nasional, Nasihin melanjutkan, Republika memiliki tugas untuk mengomunikasikan tantangan bagi lembaga pengelola zakat untuk bersinergi. Karena, hingga saat ini lembaga zakat yang banyak tumbuh di Indonesia belum memiliki pembagian tugas yang jelas dan terkoordinasi. “Mereka boleh bersaing, tapi jangan kemudian tidak bekerja sama,” kata Nasihin. Melalui tema “Zakat for Social Change” yang diangkat tahun ini, IMZ memasukkan pesan bahwa perubahan sosial yang digerakkan atas nilai zakat adalah perubahan yang komprehensif dalam menyentuh sistem, nilai, sikap, hingga perilaku masyarakat. Perubahan sosial berbasis zakat diyakini mampu menumbuhkan solidaritas persaudaraan. Direktur IMZ Nana Mintarti mengatakan, IMZ Award merupakan kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan sejak 2009 dengan sejumlah misi. Selain sarana mengedukasi komunitas perzakatan Tanah Air, IMZ Award juga bertujuan merangsang pegiat zakat untuk terus mengevaluasi dalam membangun kapasitas manajemen pengelolaan zakat. “Termasuk memperkokoh performa kinerja pendayagunaan zakat dalam pengentasan kemiskinan,” katanya. Nana berharap, IMZ Award bisa menjadi cermin bagi setiap pegiat zakat di Indonesia. “Penganugerahan ini, ibarat sekolah, menjadi momentum pengumuman ‘kenaikan kelas’ setelah satu tahun bekerja, serta belajar dari pengalaman tahun sebelumnya,” ucap Nana. Sejumlah tokoh nasional dan masyarakat dilibatkan dalam penjurian IMZ Award 2012. Para juri diantaranya adalah Yudi Latief (pengamat sosial), H. Tulus (mantan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementrian Agama), Syahruddin El-Fikri (wartawan), dan Sri Adi Bramasetia (Ketua Forum Zakat Nasional). Sedangkan, untuk beberapa kategori dilibatkan pula kalangan profesional seperti Indira Abidin (pakar public relation) dan Edo Lavika (pakar marketing communication). Sumber: Republika 4 Oktober 2012 p.12
Malam Penganugrahan IMZ Award 2012
*) Berikut ini daftar para Peraih Penghargaan IMZ Award 2012, diantaranya adalah : Program Pendayagunaan Ekonomi Terbaik – Pengelola Zakat Nasional    : Baitul Maal Muamalat Program Pendayagunaan Ekonomi Terbaik – Pengelola Zakat Daerah    : LAZIS Jateng Program Pendayagunaan Pendidikan Terbaik – Pengelola Zakat Nasional : BAZNAS Program Pendayagunaan Pendidikan Terbaik – Pengelola Zakat Daerah : Al Azhar Peduli Ummat Program Pendayagunaan Kesehatan Terbaik – Pengelola Zakat Nasional : Dompet Dhuafa Program Pendayagunaan Kesehatan Terbaik –  Pengelola Zakat Daerah : BAZ Kota Padang Program Kemanusiaan dan Kebencanaan Terbaik : Dompet Dhuafa Iklan Zakat Terbaik : Rumah Yatim dengan iklan “Rumah Kehidupan” Rubrik Zakat Terbaik : Republika Pertumbuhan dana zakat terbaik – BAZ : BAZDA Wonosobo Pertumbuhan dana zakat terbaik – LAZ : Mizan Amanah Kampanye Zakat Terunik : BAZNAS dengan kegiatan “Wedding on the Street” Pengelola Zakat Pendatang Baru Terbaik : LAZ Zakat Sukses Website Pengelola Zakat Terbaik : Rumah Zakat Organisasi Internasional Filantropi Islam yang Paling Mendukung Zakat Indonesia : IHH Global Humanitarian Foundation – Turki Pengelola Zakat Pilihan Masyarakat : Rumah Yatim Artis Peduli Zakat : Band Wali “Harapan kami, IMZ Award dapat mengambil peran sebagai cermin diri setiap pegiat zakat, di titik manapun ia berada. Penganugerahan ini ibarat sekolah, menjadi momentum pengumuman “kenaikan kelas” setelah satu tahun bekerja, serta belajar darti pengalaman tahun sebelumnya” tandas Nana Mintarti, Direktur IMZ Berikut ini daftar nominator dari ketiga kategori IMZ Award 2012 yang lalu [table id=3 /] [table id=5 /] [table id=6 /]Untuk kali keempat, IMZ, sebuah lembaga konsultasi pemberdayaan dan manajemen organisasi nirlaba yang bergerak dalam bidang pelatihan, konsultasi, dan pendampingan, serta riset dan advokasi zakat, menggelar IMZ Award 2012. IMZ Award adalah sebuah penghargaan bagi lembaga/organisasi yang terus berupaya mengedukasi komunitas perzakatan di Tanah Air. IMZ Award 2012 diberikan kepada 17 kategori, mulai dari jenis programzakat, media pendukung zakat, sampai pada artis peduli zakat. Dalam IMZ Award 2012, Harian Republika keluar sebagai pemenanguntuk kategori Rubrik Zakat Terbaik. Pemimpin Redaksi Republika Nasihin Masha menilai, pemberian apresiasi tersebut merupakan tantangan untuk mengomunikasikan perbaikan pengelolaan zakat secara nasional. Nasihin pun mengucapkan terima kasih atas diberikannya IMZ Award 2012 yang mengusung tema “Zakat for Social Change”. Penghargaan ini menjadi pembuktian Harian Republika sebagai koran komunitas muslim memiliki tempat di masyarakat maupun institusi-institusi strategis seperti IMZ. Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Nasihin di Jakarta, Rabu (3/10). Wakil Pemimpin Redaksi Republika Arys Hilman mewakili Republika saat menerima penghargaan IMZ Award 2012 yang digelar di Menara 165 Jakarta, Rabu (3/10) malam. Mengenai peran zakat dalam mengentaskan kemiskinan, Nasihin juga mengingatkan peran zakat dalam meningkatkan kualitas SDM. “Dengan begitu, zakat menjadi benar-benar dirasakan kehadirannya, bukan saja di saat Lebaran, tapi juga dalam keseharian,” ucapnya. Sebagai media massa nasional, Nasihin melanjutkan, Republika memiliki tugas untuk mengomunikasikan tantangan bagi lembaga pengelola zakat untuk bersinergi. Karena, hingga saat ini lembaga zakat yang banyak tumbuh di Indonesia belum memiliki pembagian tugas yang jelas dan terkoordinasi. “Mereka boleh bersaing, tapi jangan kemudian tidak bekerja sama,” kata Nasihin. Melalui tema “Zakat for Social Change” yang diangkat tahun ini, IMZ memasukkan pesan bahwa perubahan sosial yang digerakkan atas nilai zakat adalah perubahan yang komprehensif dalam menyentuh sistem, nilai, sikap, hingga perilaku masyarakat. Perubahan sosial berbasis zakat diyakini mampu menumbuhkan solidaritas persaudaraan. Direktur IMZ Nana Mintarti mengatakan, IMZ Award merupakan kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan sejak 2009 dengan sejumlah misi. Selain sarana mengedukasi komunitas perzakatan Tanah Air, IMZ Award juga bertujuan merangsang pegiat zakat untuk terus mengevaluasi dalam membangun kapasitas manajemen pengelolaan zakat. “Termasuk memperkokoh performa kinerja pendayagunaan zakat dalam pengentasan kemiskinan,” katanya. Nana berharap, IMZ Award bisa menjadi cermin bagi setiap pegiat zakat di Indonesia. “Penganugerahan ini, ibarat sekolah, menjadi momentum pengumuman ‘kenaikan kelas’ setelah satu tahun bekerja, serta belajar dari pengalaman tahun sebelumnya,” ucap Nana. Sejumlah tokoh nasional dan masyarakat dilibatkan dalam penjurian IMZ Award 2012. Para juri diantaranya adalah Yudi Latief (pengamat sosial), H. Tulus (mantan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementrian Agama), Syahruddin El-Fikri (wartawan), dan Sri Adi Bramasetia (Ketua Forum Zakat Nasional). Sedangkan, untuk beberapa kategori dilibatkan pula kalangan profesional seperti Indira Abidin (pakar public relation) dan Edo Lavika (pakar marketing communication). Sumber: Republika 4 Oktober 2012 p.12
Malam Penganugrahan IMZ Award 2012
*) Berikut ini daftar para Peraih Penghargaan IMZ Award 2012, diantaranya adalah : Program Pendayagunaan Ekonomi Terbaik – Pengelola Zakat Nasional    : Baitul Maal Muamalat Program Pendayagunaan Ekonomi Terbaik – Pengelola Zakat Daerah    : LAZIS Jateng Program Pendayagunaan Pendidikan Terbaik – Pengelola Zakat Nasional : BAZNAS Program Pendayagunaan Pendidikan Terbaik – Pengelola Zakat Daerah : Al Azhar Peduli Ummat Program Pendayagunaan Kesehatan Terbaik – Pengelola Zakat Nasional : Dompet Dhuafa Program Pendayagunaan Kesehatan Terbaik –  Pengelola Zakat Daerah : BAZ Kota Padang Program Kemanusiaan dan Kebencanaan Terbaik : Dompet Dhuafa Iklan Zakat Terbaik : Rumah Yatim dengan iklan “Rumah Kehidupan” Rubrik Zakat Terbaik : Republika Pertumbuhan dana zakat terbaik – BAZ : BAZDA Wonosobo Pertumbuhan dana zakat terbaik – LAZ : Mizan Amanah Kampanye Zakat Terunik : BAZNAS dengan kegiatan “Wedding on the Street” Pengelola Zakat Pendatang Baru Terbaik : LAZ Zakat Sukses Website Pengelola Zakat Terbaik : Rumah Zakat Organisasi Internasional Filantropi Islam yang Paling Mendukung Zakat Indonesia : IHH Global Humanitarian Foundation – Turki Pengelola Zakat Pilihan Masyarakat : Rumah Yatim Artis Peduli Zakat : Band Wali “Harapan kami, IMZ Award dapat mengambil peran sebagai cermin diri setiap pegiat zakat, di titik manapun ia berada. Penganugerahan ini ibarat sekolah, menjadi momentum pengumuman “kenaikan kelas” setelah satu tahun bekerja, serta belajar darti pengalaman tahun sebelumnya” tandas Nana Mintarti, Direktur IMZ Berikut ini daftar nominator dari ketiga kategori IMZ Award 2012 yang lalu [table id=3 /] [table id=5 /] [table id=6 /]]]>

Add Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

First Name*
Subject*
Email*
Your Comments