• Phone: (021)-7418-607
  • info@imz.or.id
Stay Connected:

Tangerang (20/10). Isu kemiskinan dan pemberdayaan kaum papa memang merupakan ’lahan’ yang subur dan hijau khususnya di negara berkembang seperti halnya di Indonesia. Kemiskinan merupakan multidimensi yang penangananya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Pemicu kemiskinan yang ada di masyarakat biasanya adalah masalah kesenjangan, baik kesenjangan pendidikan, kesehatan serta rendahnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Untuk itu, kemiskinan dan kesejahteraan rakyat merupakan pekerjaan rumah bagi pemerintah dan kita semua yang tak kunjung usai. Dengan adanya pemasalahan ini, perlu adanya suatu strategi  penerapan program pemberdayagunaan yang tepat sasaran dan efisien dengan disertai pula tumbuhnya  para aktivis social (SDM) yang memiliki komitmen tinggi dalam memberikan perubahan di masyarakat.
The Indonesia Magnificence of  Zakat (IMZ) sebagai lembaga riset, pelatihan dan advokasi advokasi manajemen zakat dan pemberdayaan masyarakat di Jakarta, mencoba memberikan solusi program pemberdayaan ekonomi melalui Training yang  bertajuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Komunitas di Gedung Pusdiklat KOPERTAIS – Ciputat, Rabu, 20 Oktober 2010. Yang bertindak sebagai pembicara yakni: Ir Nana Mintarti MP (Direktur Utama IMZ) dan Ir Tendi Satrio (Direktur Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa)
Training dihadiri oleh 40  aktivis sosial se-Indonesia yang berasal dari LSM, BAZ dan LAZ se-Indonesia. Dalam in class session-nya, Nana Mintarti memberikan materi dan pengayaan tentang bagaimana cara menyusunan suatu program pendayagunaan melalui tahapan identifikasi, perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Sehingga dapat menerapkan sebuah program pemberdayan yang efektif dan tepat sasaran.
Selepas in class session, esoknya tanggal 21 Oktober 2010, peserta melakukan Field Trip (kunjungan) ke Desa Muara Teluk Naga Kabupaten Tangerang, Pemilihan objek kunjungan Desa Muara ini  karena di sana terdapat Koperasi Serba Usaha (KSU) yang dirintis oleh Masyarakat Mandiri (MM) Dompet Dhuafa sejak tahun 2000. Melalui proses pendampingan yang intensif yang di lakukan oleh pendamping MM selama 5 (lima) tahun, repon masyarakat yang cukup baik serta keinginan untuk berusaha dan belajar yang cukup tinggi menjadi faktor keberhasilan Koperasi yang bernama Ikhtiar Swadaya Mitra (ISM). Terbukti jumlah keanggotaan di tiap tahunnya terus mengalami peningkatan, hingga tercatat sampai tahun 2010 ini sudah ada 90 anggota lebih dengan berbagai macam usaha, seperti : ternak bebek, nelayan, tambak ikan bandeng, percetakan, warung sembako dan lain-lain.
Usai kunjungan ini, peserta cukup puas dengan melihat langsung proses pemberdayaan dan system pembinaan kelompok yang dilakukan oleh pengurus koperasi. Training semacam ini adalah kegiatan rutin IMZ yang bertujuan untuk mengedukasi para penggiat lembaga sosial dan masyarakat agar memiliki kepekaan pada kondisi sosial di masyarakat berikut langkah-langkah antisipasinya. (TK)
NB :
-Peserta dihadiri oleh 40 Peserta dari  BMT Safina Klaten, BAMUIS BNI, BAZ Pertamina Cilacap&Palu, LAZIS GARUDA, BAZ Kota Jypura, LAZIS PLN, Darul Tauhid, ZIS Indosat, Baitul Maal Aceh Utara, Yayasan Al Ikhlas, Bidwan DPP PKS, BMT Purwokerto, DD Banten, LAZ Baiturahma Ancol, YDSF Jakarta, BAZMA EP Region Jawa, LAZ Ibnu Sina Riau dan BAZ Lebak.
– Public Relation IMZ Tatiek : 081382433432
-Nara sumber : Ir Nana Mintarti : 08128026942 (Direktur IMZ)
-Nara Sumber : Ir Tendi Satrio : 0818102757 (Direktur Masyarakat Mandiri DD)
-Mursidi : 02193471579 (Ketua Koperasi KSU ISM)