• Phone: (021)-7418-607
  • info@imz.or.id
Stay Connected:

Ciputat, 18 April 2011

Wali Kota Bandung Dada Rosada meminta para pengusaha di Kota Bandung untuk menyalurkan zakat mal ke Badan Amil Zakat (BAZ).Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengumpulan dan pemberdayaan zakat di Kota Bandung. Saat ini pengumpulan dan pemberdayaan hanya di kalangan pegawai negeri sipil (PNS). Imbauan tersebut dinilai wajar karena manfaatnya pun dirasakan langsung oleh masyarakat. “Tugas inti pemerintah adalah perlindungan dan kesejahteraan masyarakat.Dengan zakat membantu meringankan tugas kita dari berbagai item, seperti untuk pendidikan, kesehatan, kemakmuran. Apalagi Bandung dinyatakan sebagai kota zakat,maka saya bersama BAZ mengimbau baik pengusaha muslim maupun nonmuslim dari berbagai etnis memberikan sedikit keuntungan bagi meringankan beban mustahik,” ungkap Dada di Kantor Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Bandung, belum lama ini. Sementara itu,Ketua Kadin Kota Bandung Deden Y Hidayat menyambut baik ajakan wali kota tersebut. Pihaknya akan segera melakukan sosialisasi mengenai hal tersebut kepada seluruh pengusaha di Kota Bandung yang tergabung ke dalam Kadin.Tidak hanya itu, dalam pertemuan Gabungan Pengusaha Indonesia (Gapensi) yang akan digelar tanggal 11 Mei 2011 dan diperkirakan akan dihadiri sekitar 500 undangan, Deden pun akan menyosialisasikan imbauan tersebut. “Kami akui pengusaha itu terkadang lupa, makanya kami perlu bimbingan BAZ,” ujarnya. Ketua Umum BAZ Kota Bandung Maman Abdurrahman menerangkan, BAZ merupakan Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) yang dibentuk memiliki hubungan kerja yang bersifat koordinatif,konsultatif, dan informatifantaraBAZpadasemua tingkatannya.BAZ sendiri terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah yang memenuhi syarat tertentu dan dalam pembentukannya terdiri dari Dewan Pertimbangan, Komisi Pengawas, serta Badan Pelaksana dengan tugas mengumpulkan, mendistribusikan, dan mendayagunakan zakat sesuai dengan ketentuan agama (syariat). Saat ini, pendapatan zakat yang dikelola oleh BAZ baru bersumber di lingkungan Pemkot Bandung. Meski belum optimal, namun setiap tahunnya bisa mencapai tidak kurang dari Rp2,7 miliar.

Sumber : seputar-indonesia.com

]]>