CARD MRI Perkuat Kapasitas Keuangan Syariah melalui Program Pelatihan Internasional di Indonesia
Yogyakarta, Indonesia – Mei 2025 – Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah pascakonflik, CARD MRI Filipina mengikuti International Sharia Finance Development Program (ISFDP) 2025 yang diselenggarakan oleh PT Inspirasi Melintasi Zaman (IMZ) bekerja sama dengan BMT Beringharjo di Yogyakarta, Indonesia, pada 19–23 Mei 2025.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia CARD MRI dalam bidang keuangan mikro syariah, takaful, dan pengelolaan zakat. Melalui pendekatan pembelajaran yang menggabungkan sesi kelas, diskusi interaktif, studi kasus, dan kunjungan lapangan, peserta memperoleh wawasan komprehensif mengenai praktik terbaik pengelolaan keuangan syariah yang telah berkembang di Indonesia.
Selama lima hari pelatihan, peserta mendapatkan materi dari para praktisi dan pakar terkemuka, termasuk pengelola BMT Beringharjo, Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), serta Dompet Dhuafa. Topik yang dibahas mencakup prinsip-prinsip ekonomi Islam, produk dan layanan keuangan syariah, manajemen risiko, strategi pemasaran, pengelolaan zakat, hingga implementasi takaful sebagai instrumen perlindungan sosial berbasis syariah.
Selain pembelajaran di kelas, peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke anggota BMT Beringharjo dan program pemberdayaan masyarakat yang dikelola Dompet Dhuafa Yogyakarta. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung dampak nyata keuangan syariah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Hasil evaluasi program menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi dari para peserta. Mereka menilai materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan organisasi, mudah dipahami, dan memiliki potensi besar untuk diterapkan dalam pengembangan layanan keuangan syariah CARD MRI di Filipina. Para fasilitator juga mendapat apresiasi atas kompetensi, pendekatan interaktif, serta kemampuan mereka dalam menghubungkan teori dengan praktik lapangan.
Sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran, peserta mengikuti tes sumatif yang terdiri dari 15 pertanyaan mengenai konsep dan praktik keuangan syariah. Hasil yang dicapai menunjukkan tingkat pemahaman yang baik, dengan sejumlah peserta memperoleh tingkat akurasi hingga 100 persen.
Program ISFDP 2025 menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan CARD MRI untuk mengembangkan layanan keuangan syariah, termasuk mendukung pengembangan CARD Islamic Bank dan rencana ekspansinya ke wilayah Marawi, Filipina Selatan. Lebih dari sekadar program peningkatan kapasitas, pelatihan ini juga menjadi sarana kolaborasi regional dan pertukaran pengetahuan antarnegara dalam membangun sistem keuangan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, Indonesia dan Filipina menunjukkan bahwa keuangan syariah dapat menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.
