• Phone: (021)-7418-607
  • info@imz.or.id
Stay Connected:

Salah satu persoalan laten dalam konsep ekonomi Islam adalah persoalan dualisme zakat dan pajak yang harus ditunaikan warga negara Muslim. Persoalan ini telah mengundang perdebatan yang berlarut-larut hampir di sepanjang sejarah Islam itu sendiri.

Sebagian besar ulama fiqih memandang bahwa zakat dan pajak adalah dua entitas yang berbeda dan tidak mungkin dipersatukan. Menurut mereka, zakat adalah kewajiban spiritual seorang Muslim terhadap Tuhannya, sedangkan pajak adalah kewajiban seorang Muslim terhadap negara. Padahal, kewajiban zakat dalam Islam memiliki makna yang sangat fundamental, selain berhubungan dengan aspek ketuhanan, ia juga terkait dengan ekonomi-sosial. Terbukti, selama ini perintah zakat dapat dipahami sebagai satu kesatuan sistem yang tak terpisahkan dalam pencapaian kesejahteraan masyarakat. Di samping itu, zakat juga bisa diharapkan dapat meningkatkan perekonomian, baik pada level individu, maupun pada level komunitas sosial masyarakat.

Buku ini merupakan obsesi untuk mendiskusikan bagaimana landasan bagi pengintegrasian zakat ke dalam kebijakan fiskal, bagaimana pengaruh teori-teori tentang kebijakan fiskal terhadap hukum zakat dan pengaruh zakat terhadap kebijakan fiskal itu sendiri, sekaligus kedudukan zakat sebagai instrumen dalam kebijakan fiskal. Buku ini pun akhirnya menjadi penting, lantaran pembahasan zakat selalu dihadapkan secara diametral dengan pajak, sehingga persoalan pajak dan zakat terus berlarut-larut. Oleh karena itu, buku ini bisa dikatakan sebagai upaya mengintegrasikan zakat dan pajak yang dilihat dalam kerangka teori kebijakan fiskal, tanpa melupakan usaha penelusuran sejarah terhadap pelaksanaan zakat di masa awal Islam.

]]>

Add Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

First Name*
Subject*
Email*
Your Comments