<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indonesia Magnificence of Zakat &#187; News</title>
	<atom:link href="http://imz.or.id/new/category/news/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imz.or.id/new</link>
	<description>Official Site of Indonesia Magnificence of Zakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 01:58:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kenangan IMZ bersama Prof. Sofyan S. Harahap</title>
		<link>http://imz.or.id/new/news/1220/kenangan-imz-bersama-prof-sofyan-s-harahap/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=kenangan-imz-bersama-prof-sofyan-s-harahap</link>
		<comments>http://imz.or.id/new/news/1220/kenangan-imz-bersama-prof-sofyan-s-harahap/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 01:49:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admimz</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imz.or.id/new/news/1220/kenangan-imz-bersama-prof-sofyan-s-harahap/</guid>
		<description><![CDATA[Ciputat, 3 Februari 2012
Indonesia kembali kehilangan salah satu pejuang terbaik Ekonomi Islam. Kamis malam tanggal 2 februari 2012, Prof. Sofyan[...]</p><p><a class="readon" title="Kenangan IMZ bersama Prof. Sofyan S. Harahap" href="http://imz.or.id/new/news/1220/kenangan-imz-bersama-prof-sofyan-s-harahap/">Read more...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ciputat, 3 Februari 2012</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Indonesia kembali kehilangan salah satu pejuang terbaik Ekonomi Islam. Kamis malam tanggal 2 februari 2012, Prof. Sofyan Syafri Harahap yang merupakan salah satu guru besar Universitas Trisakti menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 55 tahun. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti ini wafat setelah beberapa pekan dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kenangan yang masih tersimpan oleh IMZ adalah ketika almarhum bersedia menyempatkan diri mengisi sebuah kegiatan pelatihan IMZ pada penghujung tahun 2010. Beliau menyempatkan diri hadir pada acara tersebut padahal pada hari sebelumnya beliau masih mengikuti agenda penting di Amerika dan kembali mengikuti acara lain di luar negeri pasca pelatihan tersebut. Sungguh pengorbanan yang sulit kami lupakan. Selain itu, beliau juga merupakan salah satu dewan juri dalam kegiatan event tahunan IMZ yaitu IMZ Award 2011. Bersama empat dewan juri yang lain, beliau bersedia meluangkan waktu di sela-sela kesibukannya untuk melakukan penilaian terhadap kinerja lembaga zakat pada tahun 2011 lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Seluruh Karyawan IMZ mengucapkan rasa turut berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu pioneer Ekonomi Islam di Indonesia. Semoga Allah menerima segala amal baik beliau dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi Alloh SWT. Aamiin.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat Jalan Prof. Sofyan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imz.or.id/new/news/1220/kenangan-imz-bersama-prof-sofyan-s-harahap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wajah Baru IMZ : Semangat Baru Menuju Kontribusi yang Lebih Luas</title>
		<link>http://imz.or.id/new/news/1218/wajah-baru-imz-semangat-baru-menuju-kontribusi-yang-lebih-luas/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=wajah-baru-imz-semangat-baru-menuju-kontribusi-yang-lebih-luas</link>
		<comments>http://imz.or.id/new/news/1218/wajah-baru-imz-semangat-baru-menuju-kontribusi-yang-lebih-luas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 10:10:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admimz</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imz.or.id/new/news/1218/wajah-baru-imz-semangat-baru-menuju-kontribusi-yang-lebih-luas/</guid>
		<description><![CDATA[Ciputat, 1 Februari 2012
Tahun baru hijriah dan tahun baru masehi yang jaraknya berdekatan merupakan momen yang tepat bagi IMZ untuk[...]</p><p><a class="readon" title="Wajah Baru IMZ : Semangat Baru Menuju Kontribusi yang Lebih Luas" href="http://imz.or.id/new/news/1218/wajah-baru-imz-semangat-baru-menuju-kontribusi-yang-lebih-luas/">Read more...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ciputat, 1 Februari 2012</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tahun baru hijriah dan tahun baru masehi yang jaraknya berdekatan merupakan momen yang tepat bagi IMZ untuk memperbaiki diri tuk menjadi lebih baik. Di Tahun yang baru, IMZ berupaya untuk meningkatkan kapasitasnya agar mampu memberikan manfaat yang besar bagi upaya pengentasan masalah sosial masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">IMZ yang dahulu masih bernama Institut Manajemen Zakat lahir pada 31 Desember 1999 di Jakarta. Pada tanggal  25 Februari 2009 IMZ berubah nama menjadi Indonesia Magnificence of Zakat setelah bergabung  dengan Circle of Information and Development (CID). Tepat pada tanggal 31 Desember 2011, kembali berubah nama. IMZ (tanpa memiliki kepanjangan). Perubahan ini dilakukan didasarkan kepada keinginan IMZ untuk dapat terus berkembang dan lebih maju dalam upaya mendorong perbaikan kehidupan sosial kemasyarakatan di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">IMZ kini mendedikasikan diri menjadi lembaga training dan konsultasi professional. IMZ memiliki visi baru yaitu menjadi lembaga konsultasi pemberdayaan masyarakat dan manajemen organisasi nirlaba berkelas dunia yang menjadi referensi dan kebanggaan pengguna jasa, mitra, dan pemangku kepentingan lain. IMZ tetap memiliki <strong>tiga aktivitas utama</strong> yaitu mengadakan <strong>Pelatihan</strong> dalam bentuk public training dan eksekutif training, melakukan <strong>Riset dan Advokasi</strong>, serta menyediakan jasa <strong>Konsultasi dan Pendampingan</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">IMZ tetap <em>concern</em> dalam peningkatan kapasitas bagi para pegiat organisasi nirlaba dan pendamping masyarakat, baik bagi SDM yang bekerja di lembaga zakat, CSR maupun lembaga nirlaba lainnya. Hal ini dibuktikan dengan akan tetap diadakannya pelatihan regular (public training dan executive training) setiap bulan dengan tema yang <em>up to date</em> dan disesuaikan dengan kebutuhan lembaga. Perjuangan menuju perubahan sosial yang lebih baik juga tetap menjadi domain IMZ. IMZ tetap “istiqomah” untuk memperjuangkan isu-isu sosial kemasyarakatan yang terkait dengan upaya pengentasan kemiskinan lewat ranah advokasi. IMZ juga tetap menjalankan fungsi akademis, yaitu melakukan penelitian atau riset yang berkaitan dengan isu efektifitas pengunaan dana publik yang digunakan untuk isu kemiskinan  di indonesia. Dua tugas ini ada di bawah arahan divisi Riset dan Advokasi IMZ.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menguatkan tugas sebagai lembaga konsultan, IMZ kini menyediakan fasilitas konsultasi dan pendampingan bagi lembaga nirlaba. Konsultasi dan pendampingan yang dilakukan IMZ berkenaan dengan tema manajemen organisai yang meliputi seluruh aspek manajemen oraganisasi. Tema konsultasi dan pendampingan yang dapat difasilitasi oleh IMZ antara lain: perencanaan strategis, manajemen SDM, manajemen keuangan, manajemen program hingga audit manajemen. Selain menyediakan jasa konsultasi, IMZ juga siap bersinergi dengan lembaga nirlaba lainnya yang memerlukan pendampingan bagi peningkatan kapasitas manajerial organisasi/lembaga.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan bertambahnya sasaran dan ruang lingkup kerja, IMZ dicita-citakan mampu menjadi lembaga kosultan yang berada pada garda terdepan dalam upaya perubahan peningkatan kualitas kehidupan sosial kemasyaratan Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menyempurnakan perubahan, IMZ juga hadir dengan logo baru. Logo baru  imz menunjukkan bahwa IMZ kini menjadi lembaga yang lebih professional dan dinamis. Logo baru imz menekankan kepada nilai-nilai yang dipegang teguh yaitu: <em>professional, innovative</em> (inovatif), <em>agility</em> (gesit dan dinamis), <em>integrity</em> (berintegritas) dan <em>customer commitment </em>(komitmen terhadap kepuasan konsumen). Semoga segala perubahan yang telah dilalui IMZ akan bermuara kepada meningkatnya kontribusi IMZ dalam mendukung terciptanya perubahan sosial kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik. Sesuai dengan motto imz, “encourage capacity for social changes”.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imz.or.id/new/news/1218/wajah-baru-imz-semangat-baru-menuju-kontribusi-yang-lebih-luas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PNS Masih Penyumbang Zakat Terbesar di Kutai Timur</title>
		<link>http://imz.or.id/new/news/1181/pns-masih-penyumbang-zakat-terbesar-di-kutai-timur/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=pns-masih-penyumbang-zakat-terbesar-di-kutai-timur</link>
		<comments>http://imz.or.id/new/news/1181/pns-masih-penyumbang-zakat-terbesar-di-kutai-timur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 03:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admimz</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imz.or.id/new/news/1181/pns-masih-penyumbang-zakat-terbesar-di-kutai-timur/</guid>
		<description><![CDATA[Ciputat, 31 Januari 2012
Badan Amal Zakat (BAZ) Kutai Timur (kutim), tahun  lalu mentargetkan mampu  menerima Zakat sebesar Rp 5[...]</p><p><a class="readon" title="PNS Masih Penyumbang Zakat Terbesar di Kutai Timur" href="http://imz.or.id/new/news/1181/pns-masih-penyumbang-zakat-terbesar-di-kutai-timur/">Read more...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ciputat, 31 Januari 2012</p>
<p style="text-align: justify;">Badan Amal Zakat (BAZ) Kutai Timur (kutim), tahun  lalu mentargetkan mampu  menerima Zakat sebesar Rp 5 miliar. Namun, target tersebut tampaknya  belum mampu dicapai karena program yang direncanakan belum terealisasi  seluruhnya. Demikian diakui Ketua BAZ Kutim Idrus Yunus, beberapa hari  lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tahun lalu kami mentargetkan akan menerima zakat senilai Rp 5 miliar.  Tapi sampai akhir tahun, baru terdata sekitar 60 persen. Karena semua  data belum terkumpul, maka kami belum dapat menyebut persentasi pastinya  berapa yang akan tercapai, tapi kami yakin mungkin nantinya bias diatas  Sembilan puluh persen&#8221; katanya.<br />
Diakui, potensi zakat di Kutim sebenarnya cukup banyak. Hanya saja,  belum tergarap semuanya. Bahkan pihaknya memperkirakan kalau semua  terkumpul melalui BAZ maka bisa mencapai angka Rp 10 miliar.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kalau semua perusahan ikut, maka potensinya bisa mencapai  sepuluh  miliar rupiah. Tapi karena perusahan yang kami program sebagai  penyumbang  terbesar masih banyak yang belum ikut, makanya belum  mencapai target,&#8221; katanya.<br />
Karena masih banyak potensi yang akan digarap tahun ini, Idrus Yunus  bahkan berani mentargetkan capaian Rp 10 miliar. Meskipun tahun lalu  tidak tercapai sesuai target, namun target tahun ini tetap dinaikkan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tahun lalu memang belum maksimal karena kami masih baru. Kalau tahun  ini kan sosialisasi sudah mulai berjalan termasuk di  perusahan-perusahan, karena itu kami yakin akan tercapai. Apalagi, kami  berharap tahun ini keikutsertaan perusahan juga sudah mulai bertambah  jadi kami yakin nantinya akan tercapai,&#8221; katanya.<br />
Diakui, tahun lalu yang mendominasi perolehan zakat masih PNS. &#8220;Kami  berhasil menarik zakat PNS karena sosialisasai  dari kantor ke kantor  dilakukan dengan efektif. Selain itu, PNS secara struktural menyadari  pentingnya zakat, karena itu mereka juga secara organisasai mengumpulakn  zakat dengan baik,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Idrus, karena potensi zakat cukup tinggi di Kutim dan dengan  tinginya kesadaran  masyarakat untuk ikut program ini maka ini akan  menjadi potensi yang sangat besar bagi pengentasan kemiskinan  termasuk  pengentasan buta huruf. &#8220;Dengan potensi zakat yang besar. Maka BAZ Kutim memprogramkan  ikut   dalam pengentasan kemiskinan dan buta huruf di daerah Kutim. Bahkan kami  ingin berkiprah untuk pengentasan kemiskinan di luar daerah Kutim,  termasuk melakukan bedah rumah bagi warga tidak mampu,&#8221; katanya.  (jn/agi)</p>
<p>Sumber: Samarinda Pos Online</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imz.or.id/new/news/1181/pns-masih-penyumbang-zakat-terbesar-di-kutai-timur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Potensi Zakat di Kalteng Rp25 Miliar per Tahun</title>
		<link>http://imz.or.id/new/news/1180/potensi-zakat-di-kalteng-rp25-miliar-per-tahun/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=potensi-zakat-di-kalteng-rp25-miliar-per-tahun</link>
		<comments>http://imz.or.id/new/news/1180/potensi-zakat-di-kalteng-rp25-miliar-per-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 02:23:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admimz</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imz.or.id/new/uncategorized/1180/potensi-zakat-di-kalteng-rp25-miliar-per-tahun/</guid>
		<description><![CDATA[Ciputat, 31 Januari 2012
Pengumpulan zakat harta atau zakat mal di Kalimantan Tengah (Kalteng)  masih belum terkoordinir dengan baik serta[...]</p><p><a class="readon" title="Potensi Zakat di Kalteng Rp25 Miliar per Tahun" href="http://imz.or.id/new/news/1180/potensi-zakat-di-kalteng-rp25-miliar-per-tahun/">Read more...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ciputat, 31 Januari 2012</p>
<p style="text-align: justify;">Pengumpulan zakat harta atau zakat mal di Kalimantan Tengah (Kalteng)  masih belum terkoordinir dengan baik serta belum maksimal serta  pengelolaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran seusai pengukuhan pengurus  dan membuka Rapat Kerja Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kalteng 2012,  Jumat (13/1 menjelaskan potensi zakat di Kalteng sangat besar. Pasalnya,  74 persen dari 2,2 juta penduduk Kalteng adalah muslim. Ia mengatakan  potensi zakat di Kalteng per tahun mencapai Rp25 miliar.</p>
<p>&#8220;Dengan dikukuhkanya pengurus Bazda Kalteng kita akan lebih  aktif lagi dalam penyuluhan karena dengan penyuluhan itu kita  mengingatkan untuk membayarkan zakatnya apalagi zakat harta,&#8221; ujarnya</p>
<p>Sumber: Media Indonesia</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imz.or.id/new/news/1180/potensi-zakat-di-kalteng-rp25-miliar-per-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Program Sejahtera Lewat Zakat</title>
		<link>http://imz.or.id/new/news/1179/program-sejahtera-lewat-zakat/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=program-sejahtera-lewat-zakat</link>
		<comments>http://imz.or.id/new/news/1179/program-sejahtera-lewat-zakat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 02:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admimz</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imz.or.id/new/news/1179/program-sejahtera-lewat-zakat/</guid>
		<description><![CDATA[Ciputat, 31 Januari 2012
Badan Amil Zakat (BAZ) Kota  Dumai membikin terobosan baru. Mulai bulan depan, bagi para Pegawai [...]</p><p><a class="readon" title="Program Sejahtera Lewat Zakat " href="http://imz.or.id/new/news/1179/program-sejahtera-lewat-zakat/">Read more...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Ciputat, 31 Januari 2012</div>
<p style="text-align: justify;">Badan Amil Zakat (BAZ) Kota  Dumai membikin terobosan baru. Mulai bulan depan, bagi para Pegawai  Negeri Sipil (PNS) di sana yang bergaji minimal Rp 1,7 juta per bulan,  akan dipungut zakat 2,5 persen. Uang yang terkumpul tadi bakal  dihibahkan kepada warga miskin yang punya usaha.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ketua Umum BAZ Kota Dumai, dr H Agus  Widayat MM yang juga wakil walikota Dumai kepada katakabar.com kemaren  mengatakan, soal terobosan ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan  Pemko. Surat pun sudah dilayangkan kepada Walikota Dumai Khairul Anwar,  dengan harapan pemotongan 2,5 persen tadi tersosialisasi hingga ke  seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Walau yang kena potongan 2,5 persen  sudah dibikin batasan, tapi BAZ belum bisa menghitung berapa potensi  zakat profesi yang bakal didapat dari para abdi negara itu. &#8220;Jumlahnya  kan bervariasi, tergantung jumlah gajinya. Yang paling rendah saja,  zakatnya sudah Rp 42.500,&#8221; kata Agus.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jika program zakat di kalangan PNS sudah  jalan, BAZ juga sudah punya rencana untuk menggandeng BUMN serta  perusahaan swasta yang ada di kota Dumai. Bahkan, pihaknya sudah  menyurati sebagian perusahaan terkait rencana yang dilakukan BAZ ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Tujuan kita akan zakat ini adalah untuk  meningatkan taraf hidup masyarakat. Kita bantu pengembangan usaha  mereka lewat dana hibah. Dan usaha itu kan terus kita awasi dan dibina  hingga pedagang itu benar-benar mandiri dan punya tabungan sendiri yang  kemudian akan mampu mengeluarkan zakat bulanan. Minimal zakat tahunan  lah,” Agus berharap.</p>
<p>Abdul Aziz</p>
<p>Sumber: Katakabar.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imz.or.id/new/news/1179/program-sejahtera-lewat-zakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siaran Pers : Public Expose Indonesia Zakat and Development Report (IZDR) 2012</title>
		<link>http://imz.or.id/new/news/1178/siaran-pers-public-expose-indonesia-zakat-and-developmet-report-izdr-2012/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=siaran-pers-public-expose-indonesia-zakat-and-developmet-report-izdr-2012</link>
		<comments>http://imz.or.id/new/news/1178/siaran-pers-public-expose-indonesia-zakat-and-developmet-report-izdr-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 01:43:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admimz</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imz.or.id/new/uncategorized/1178/siaran-pers-public-expose-indonesia-zakat-and-developmet-report-izdr-2012/</guid>
		<description><![CDATA[PUBLIC EXPOSE 
INDONESIA ZAKAT AND DEVELOPMENT REPORT 2012 
“Kinerja Zakat dalam Penanggulangan Kemiskinan di Tahun 2011”
 
“Dana zakat yang dikelola[...]</p><p><a class="readon" title="Siaran Pers : Public Expose Indonesia Zakat and Development Report (IZDR) 2012" href="http://imz.or.id/new/news/1178/siaran-pers-public-expose-indonesia-zakat-and-developmet-report-izdr-2012/">Read more...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>PUBLIC EXPOSE</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>INDONESIA </strong><strong>ZAKAT </strong><strong>AND DEVELOPMENT REPORT </strong><strong>2012</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>“Kinerja Zakat dalam Penanggulangan Kemiskinan</strong><strong> di </strong><strong>T</strong><strong>ahun 2011</strong><strong>”</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Dana z</em><em>akat</em><em> yang dikelola melalui program pendayagunaan yang sistematis dan terpola terbukti mampu mengurangi beban hidup masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan”</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setidaknya demikian yang tergambar dalam penelitian yang dilakukan oleh IMZ pada tahun 2011 dalam memotret kinerja distribusi zakat dari 16 lembaga pengelola zakat yang tersebar di 6 wilayah, yaitu Jabodetabek, Kota Padang, Kota Yogyakarta, Surabaya, Samarinda serta Balikpapan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">IMZ<strong> </strong>sebagai<strong> </strong>lembaga riset kajian pada bidang kemiskinan dan pengembangan model-model pemberdayaan masyarakat, untuk kesekian kali kembali melakukan survey tahunan yang dilakukan pada periode April hingga Oktober 2011. Riset ini berusaha memotret perubahan kondisi tingkat kesejahteraan para penerima zakat yang berjumlah 10.806 Rumah Tangga penerima manfaat dari 16 Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Melalui pendekatan <em>simple random sampling</em> kemudian diperoleh sampel sebanyak 1.639 Rumah Tangga (RT) miskin berdasarkan standar garis kemiskinan yang ditetapkan BPS.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Penelitian ini sekali lagi menemukan bukti empirik bahwa penyaluran dana zakat melaui OPZ mampu <strong>mengurangi jumlah kemiskinan mustahi</strong><strong>k</strong><strong> sebesar 21,1 persen</strong>. Sementara dari sisi kedalaman kemiskinan, pendistribusian zakat dapat <strong>memperkecil jurang kemiskinan</strong> yang menandakan bahwa selisih rata-rata pendapatan rumah tangga mustahik dengan garis kemiskinan semakin rendah yaitu <strong>dari semula Rp.326.501,01 menjadi Rp.318.846,15</strong>. Implikasi positif lainnya yaitu <strong>keparahan kemiskinan yang dapat dikurangi sebesar 25 hingga 30 persen</strong>. Maka tak heran, dengan berbagai program yang dilakukan, lembaga zakat di Indonesia mampu <strong>mempercepat </strong><strong>waktu </strong><strong>proses keluarnya (<em>time to exit</em>) RT miskin dari garis batas kemiskinan </strong><strong>hingga 1,9 tahun</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kedepannya, pemerintah dengan kewenangan sebagai regulator harus lebih memotivasi dan memperkuat pengelolaan zakat, serta dana sosial keagamaan lainnya, agar kerja-kerja lembaga zakat di Indonesia kedepannya lebih memiliki daya dampak yang lebih.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian <strong><span style="text-decoration: underline;">SIARAN PERS</span></strong> ini kami sampaikan untuk dimuat dan dapat disiarkan secara luas.</p>
<p>Jakarta, 30 Januari 2012</p>
<p>Hormat Kami,</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">Ir. Nana Mintarti, MP</span></strong></p>
<p>Direktur IMZ</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imz.or.id/new/news/1178/siaran-pers-public-expose-indonesia-zakat-and-developmet-report-izdr-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesejahteraan jadi Prioritas</title>
		<link>http://imz.or.id/new/news/1168/kesejahteraan-jadi-prioritas/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=kesejahteraan-jadi-prioritas</link>
		<comments>http://imz.or.id/new/news/1168/kesejahteraan-jadi-prioritas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 02:14:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admimz</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imz.or.id/new/uncategorized/1168/kesejahteraan-jadi-prioritas/</guid>
		<description><![CDATA[Ciputat, 12 Januari 2012
Meski memiliki areal yang cukup luas dan jumlah penduduk yang cukup besar, namun Kualitas Sumber Daya Manusia[...]</p><p><a class="readon" title="Kesejahteraan jadi Prioritas" href="http://imz.or.id/new/news/1168/kesejahteraan-jadi-prioritas/">Read more...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ciputat, 12 Januari 2012</p>
<p style="text-align: justify;">Meski memiliki areal yang cukup luas dan jumlah penduduk yang cukup besar, namun Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masih mejadi permasalahan dan tantangan tersendiri bagi aparat Pemerintah Kabupaten Padangpariaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti diketahui, secara geografis luas daratan daerah ini setara dengan 3,15 persen dari luas daratan wilayah Provinsi Sumatera Barat. Sebesar 27,4 persen areal dipergunakan untuk lahan perkebunan rakyat, 21,61 persen untuk hutan, dan sawah seluas 20,24 persen.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini dapat dilihat dari tingkat pendidikan pekerja di Kabupaten Padangpariaman terbanyak pada tingkat pendidikan tidak tamat SD sebanyak 36.902 orang, selanjutnya 46.099 orang pada tingkat pendidikan SD dan hanya 9.178 orang berpendidikan di atas SMA.<br />
Dari tingkat kesejahteraan keluarga, sebanyak 7.895 keluarga berada pada tingkat pra sejahtera, 22.850 keluarga pada tingkat Sejahtera I, 31.991 keluarga pada tingkat Sejahtera II, 26.432 pada tingkat Sejahtera III, dan sebanyak 1.832 keluarga pada tingkat Sejahtera III Plus (Padangpariaman Dalam Angka 2010). “Menyikapi permasalahan tersebut, Pemerintah Daerah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Padangpariaman,” ungkap Bupati H Ali Mukhni kepada Padang Ekspres kemarin.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemkab Padangpariaman juga telah menyiapkan beberapa program strategis di antaranya ada yang telah, sedang berlangsung dan akan dilaksanakan. Di antaranya, program rehabilitasi dan reskonstruksi Pascagempa   30 September 2009 lalu. “Khusus untuk rumah masyarakat yang memperoleh bantuan dana rehabilitasi dan rekonstruksi, saat ini masih ada sekitar 26 ribu rumah baik rusak berat maupun rusak sedang yang belum dibantu,” ungkap bupati.</p>
<p style="text-align: justify;">
Program lainnya, melanjutkan pembangunan kantor bupati dan sarana pemerintahan di Nagari Paritmalintang. Hal itu dilakukan sebagai wujud pemindahan ibukota Kabupaten Padangpariaman ke Nagari Paritmalintang.<br />
Selain itu, juga akan dilangsungkan pembangunan asrama haji di Nagari Sungaibuluah, Kecamatan Batanganai. Pembangunan jalan dari Bandara Internasional Minang Kabau (BIM)ke Perbatasan dengan Kota Pariaman, melalui jalur Ulakan.<br />
Melanjutkan pembangunan Jalan Lingkar: Duku-Palapa-IKK-Sicincin, melanjutkan pembangunan Irigasi Anai II untuk mengairi lahan pertanian seluas 6000 Ha meliputi Kecamatan Nan Sabaris, Sintuk Toboh Gadang dan Kota Pariaman.<br />
Program lain, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan pengembalian pelayanan KTP/KK secara online dari kecamatan. Selanjutnya sesuai dengan Program Nasional, mulai awal tahun 2012 akan diterapkan KTP eletronik (e-KTP). Di mana nantinya diharapkan satu penduduk hanya mempunyai satu nomor identitas. Di mana saat ini juga sudah dilaksanakan pedataan penduduk secara eletronik tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dari 126.530 jiwa penduduk Padang pariaman yang kurang mampu, sebanyak 8.040 jiwa sudah ditanggung kesehatannya melalui kegiatan Jamkesda yang dananya bersumber dari APBD Padang pariaman. Dan sebanyak 118.490 jiwa lainnya, ditanggung melalui program Jamkesmas Kementerian Kesehatan. Secara konsisten pemkab juga terus berupaya meningkatkan sumber daya masyarakat melalui pendidikan, disamping pembebasan biaya SPP SD dan SLTP, juga diberikan beasiswa kepada tamatan SMA/SMK/Aliyah yang berprestasi tetapi berasal dari KK kurang mampu, untuk biaya masuk/uang kuliah pertamanya di Perguruan Tinggi Negeri. Di sisi lain, di awal 2012 ini Pemkab mengkoordinir pembayaran dan penyaluran zakat profesi bagi PNS, khususnya Golongan III dan IV di lingkungan pemerintahan dan instansi vertikal lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
Zakat ini lanjut bupati akan dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Padangpariaman sebagai amil yang dibentuk oleh pemerintah. Melalui harta zakat yang terkumpul ini juga akan memberikan bantuan yang besar kepada fakir miskin dan ashnaf (penerima zakat) lainnya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Padang Pariaman umumnya. “Namun demikian, berhubung keterbatasan dana di daerah, maka kita dari pemkab tentunya sangat mengharapkan bantuan berupa kegiatan dari provinsi. Saat ini, beberapa SKPD telah mempersiapkan usulan Program Kegiatan ke Provinsi.</p>
<p style="text-align: justify;">Terutama sekali dukungan dari anggota DPRD Provinsi Sumbar Dapil IV untuk bisa mendukung dengan memperjuangkan aspirasi masyarakat ini agar menjadi Program kegiatan yang ditanggung APBD provinsi, demikian pula dukungan dari DPRD Padangpariaman,” terangnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: Padang Ekspress</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imz.or.id/new/news/1168/kesejahteraan-jadi-prioritas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UMK Terima Bantuan Bergulir Rp231 Juta</title>
		<link>http://imz.or.id/new/news/1167/umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta-2/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta-2</link>
		<comments>http://imz.or.id/new/news/1167/umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 02:10:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admimz</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imz.or.id/new/uncategorized/1167/umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta-2/</guid>
		<description><![CDATA[Ciputat, 12 Januari 2012
Sebanyak 247 warga yang terdiri dari 23 Kelompok Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kota Tebing Tinggi menerima[...]</p><p><a class="readon" title="UMK Terima Bantuan Bergulir Rp231 Juta" href="http://imz.or.id/new/news/1167/umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta-2/">Read more...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ciputat, 12 Januari 2012</p>
<p style="text-align: justify;">Sebanyak 247 warga yang terdiri dari 23 Kelompok Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kota Tebing Tinggi menerima bantuan modal usaha dana bergulir dari Badan Amil Zakat (BAZ) yang diserahkan Wali Kota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan, didampingi Ketua Bazda Tebing Tinggi H Irham Taufik, di gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo, Kota Tebing Tinggi, Rabu (4/1).</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Bazda Kota Tebing Tinggi H Irham Taufik yang juga Wakil Wali Kota ini, dalam laporannya menyampaikan, bantuan modal usaha tanpa bunga yang khusus diberikan bagi kelompok usaha mikro kecil tersebut sifatnya bergulir dan harus dikembalikan untuk dapat digulirkan lagi kepada yang membutuhkannya.</p>
<p>Sumber:<strong> </strong>Harian Sumut Pos</p>
<p><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imz.or.id/new/news/1167/umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jaktim Peringkat I Pengumpul ZIS 2011</title>
		<link>http://imz.or.id/new/news/1166/umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta</link>
		<comments>http://imz.or.id/new/news/1166/umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 02:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admimz</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imz.or.id/new/uncategorized/1166/umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta/</guid>
		<description><![CDATA[Ciputat, 12 Januari 2012
Wali Kota Jakarta Timur H Murdhani mengakhiri kegiatan tahun 2011 dengan menyantuni 99 anak yatim piatu asuhan[...]</p><p><a class="readon" title="Jaktim Peringkat I Pengumpul ZIS 2011" href="http://imz.or.id/new/news/1166/umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta/">Read more...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ciputat, 12 Januari 2012</p>
<p style="text-align: justify;">Wali Kota Jakarta Timur H Murdhani mengakhiri kegiatan tahun 2011 dengan menyantuni 99 anak yatim piatu asuhan Yayasan Hasanatain di Masjid Abdullah, RW 10 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Sabtu (31/12).</p>
<p style="text-align: justify;">Tiga hari sebelumnya Murdhani bersama Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Timur, Ny Hj Eka Murdhani, di kantornya juga menyantuni 250 anak yatim piatu. Masing-masing anak menerima Rp 200.000. Dananya berasal dari Badan Amal Zakat, Infaq dan Shadaqoh (BAZIS) Jakarta Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Wali Kota menyatakan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah peduli mengeluarkan zakat, infak, dan sedekahnya. &#8220;Kesadaran masyarakat Jakarta Timur untuk melaksanakan kewajiban membersihkan harganya makin tinggi. Dari tahun ke tahun zakat, infak, dan sedekah (ZIS) meningkat,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Murdhani mengharapkan anak-anak penerima santunan harus belajar dengan rajin agar pintar dan menjadi anak saleh. &#8220;Cerdas dan pintar saja tetapi tidak saleh, bisa-bisa menjadi teroris. Tetapi, saleh saja tidak cerdas, bisa dikibuli orang lain,&#8221; ujarnya. Sekarang mereka masih menjadi mustahiq atau yang berhak menerima zakat. Tetapi, apabila besar nanti dan berhasil hidupnya, akan menjadi muzaki atau pemberi zakat yang potensial,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Didampingi Ketua TP PKK Jakarta Timur Hj Eka Murdhani, Wali Kota Jaktim mengungkapkan, tahun 2011 BAZIS Jakarta Timur berhasil mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp 13,7 miliar, yang berarti naik 5 persen dari target. Hadir Camat Pasar Rebo Ny Premilasari, satu-satunya wanita camat di DKI, bersama para staf.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor BAZIS Jakarta Timur Dwi Busara menjelaskan, sampai 30 Desember 2011 ZIS yang terkumpul Rp 13,145 miliar. Kedudukan itu, menurut Kepala BAZIS Provinsi DKI H Ale Abdullah, menempatkan Jaktim pada peringkat I dari para pengumpul ZIS tingkat kota madya/kabupaten.</p>
<p style="text-align: justify;">Total ZIS se-DKI 2011 tercatat Rp 62,059 miliar. Peringkat II diraih Jakarta Barat sebesar Rp 10,39 miliar. Namun, menurut Dwi Busara, apabila zakat profesi sudah masuk semua tanggal 31 Desember 2011, maka jumlah pemasukan ZIS Jaktim akan mencapai Rp 13,7 miliar lebih. (Yon Parjiyono)</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: Suara Karya</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imz.or.id/new/news/1166/umk-terima-bantuan-bergulir-rp231-juta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Zakat Pengelola Hotel di Puncak Masih Minim</title>
		<link>http://imz.or.id/new/news/1165/zakat-pengelola-hotel-di-puncak-masih-minim/?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=zakat-pengelola-hotel-di-puncak-masih-minim</link>
		<comments>http://imz.or.id/new/news/1165/zakat-pengelola-hotel-di-puncak-masih-minim/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 01:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admimz</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imz.or.id/new/news/1165/zakat-pengelola-hotel-di-puncak-masih-minim/</guid>
		<description><![CDATA[
Ciputat, 12 Januari 2012
Setiap akhir pekan atau liburan panjang kawasan Puncak, Bogor dipadati ribuan pengunjung. Sejumlah hotel, vila, restoran dan[...]</p><p><a class="readon" title="Zakat Pengelola Hotel di Puncak Masih Minim" href="http://imz.or.id/new/news/1165/zakat-pengelola-hotel-di-puncak-masih-minim/">Read more...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ciputat, 12 Januari 2012</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap akhir pekan atau liburan panjang kawasan Puncak, Bogor dipadati ribuan pengunjung. Sejumlah hotel, vila, restoran dan tempat wisata dan hiburan dipastikan dijejali pengunjung. Namun, keuntungan dari ramainya pengunjung belum memberikan manfaat, terutama untuk zakat dan sedekah.</p>
<p style="text-align: justify;">“Meski kawasan wisata Puncak perputarannya uang tergolong tinggi pada akhir pekan atau liburan panjang, tapi zakat dan sedekah yang diberikan pengelola tempat wisata, restoran, hotel dan penginapan lainnya belum terserap sepenuhnya,” ujar Ketua Badan Amal Zakat Infak dan Sedekah (Bazis) Kabupaten Bogor, Syaiful Sardi, Minggu.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk meningkatkan zakat ini, pihaknya akan membentuk tim sosialisasi di sektor pariwisata di kawasan Puncak. Tim ini nantinya akan bergerak sporadis, menyosialisasikan zakat kepada para pengelola areal wisata, hotel dan tempat-tempat hiburan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, akan bekerja optimal melakukan sosialisasi zakat profesi dan zakat mal, ke perusahaan serta SKPD di seluruh Kabupaten Bogor.</p>
<p style="text-align: justify;">“Tahun lalu hanya Rp 3 miliar yang terserap oleh Bazis Kabupatan Bogor. Dari jumlah itu hanya lima-tujuh persen dari muzaki (pemberi zakat) di kawasan Puncak. Tahun ini kami akan berupaya sekuat tenaga untuk meningkatkan penyerapan dan penyaluran<br />
zakat,” ujarnya</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah data terkumpul, unit pengumpul zakat (UPZ) mengambil alih tugas dengan menerima zakat dari muzaki untuk disampaikan kepada mustahik (penerima zakat). “Kita juga berupaya agar muzaki mempercayakan Bazis sebagai penyalur zakat<br />
mereka,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Minimnya pengelola hotel, resto, vila dan tempat wisata membayar zakat dibantah sejumlah pengelolahnya. Munin, misalnya pengelola Hotel Nuri di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua mengaku setiao tahun baru hijrah pihaknya kerap memberikan santunan dan zakat kepada anak yatim. “Memang kami tidak lewat Bazis, tapi dilakukan secara spontan,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Senada dengan pengelola vila lainya, Dedi yang mengatakan seharusnya Bazis melakukan sosialisasi soal ini terutama usai liburan panjang. “Sudah menjadi kewajiban kita membayar zakat dari harta yang kita miliki. Tapi terbatasnya komunikasi dan pengetahuan, terpaksa kita bayarkan zakat itu kepada warga sekitar”.</p>
<p>Sumber: Pos Kota</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imz.or.id/new/news/1165/zakat-pengelola-hotel-di-puncak-masih-minim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

